Feeds:
Posts
Comments

Enjoy entertainment

Tania semakin hari semakin lucu heheh..apalagi sejak ada mainan baru di rumah, mainan jumperoo namanya, dibelikan papa sekitar bulan september. Awalnya cuma nyobain, ternyata kelihatannya Tania suka dengan mainan itu, jadilah besoknya kami belikan dan langsung di test drive. Tania ternyata sangat menikmati mainan barunya ini dan dengan semangatnya ikut menirukan teriakan-teriakan binatang yang keluar saat ia melompat-lompat, apalagi kalo kami datang dan turut menirukan teriakan monyet di mainannya itu ia bertambah semangat.

140920092555140920092590140920092598

Six Months Already

Waktu berlalu begitu cepat, tidak terasa putri kami Nathania sudah 6 bulan, hari ini tepatnya. Teringat kembali enam bulan yang lalu saat, 3 April, saat berjuang antara hidup dan mati bagi seorang ibu.  Moment terindah dalam hidupku, saat akhirnya aku bisa mengendong bayi yang sudah 9 bulan tumbuh dalam rahimku.

Teringat lagi saat membawa pulang Tania dari rumah sakit, selain perasaan bahagia akupun sedikit cemas, kenapa cemas?? cemas karena sekarang 100% Tania adalah tanggung jawab kami, hanya kami berdua. titik. dan mungkin internet, buku-buku tempat kami bertanya ketika kami tak mengerti. Tidak ada lagi para midwife rumah sakit yang stand by membantu kami, ada yang memandikan Tania dan aku tak perlu risau soal bersih-bersih rumah, memasak dan lain sebagainya. Itulah resikonya melahirkan jauh di negeri orang tanpa siapapun disamping kami.

Puji Tuhan, kami selalu diberi kekuatan untuk belajar semua hal baru dan berganti-gantian menjagai Tania dan melakukan pekerjaan rumah tangga. Belajar memahami arti tangisan Tania, karena nappy-nya yang basah, lapar atau sesuatu membuatnya tidak nyaman. Belajar memandikannya, belajar memanage waktu sehingga kami tidak sampai kehabisan energi. Namun semua rasa capek itu hilang seketika ketika Tania sudah mulai tersenyum dan bisa berinteraksi dan berkomunikasi dengan kami dengan bahasanya sendiri, apalagi ketika dia mulai mengenal kami sebagai mama papanya:) Puji syukur kepada Tuhan yang senantiasa menjaga Tania, memberinya kesehatan dan pertumbuhan.

16042009966

Foto diatas diambil ketika Tania berusia empat hari dan masih di rumah sakit, first potrait namanya, tukang foto khusus bayi yang bekerja sama dengan rumah sakit. Sebenarnya beberapa jam setelah Tania lahir, mereka sudah menawarkan untuk mengambil foto Tania, namun aku agak keberatan karena Tania belum dimandikan, bisa serem fotonya:) Sedangkan foto dibawah ini diambil ketika Tania sudah berusia enam bulan kurang sehari.

now

Fathers Day

This year is the first fathers day celebration for my husband. So, our little girl, Nathania, would like to give her papa a special present. Here is the present, a poem :

A Little Girl Needs Daddy

A little girl needs Daddy
For many, many things:
Like holding her high off the ground
Where the sunlight sings!
Like being the deep music
That tells her all is right
When she awakens frantic with
The terrors of the night.

Like being the great mountain
That rises in her heart
And shows her how she might get home
When all else falls apart.

Like giving her the love
That is her sea and air,
So diving deep or soaring high
She’ll always find him there

Author : unknown

mandi

Seperti pada umumnya mereka yang mengharapkan kehadiran buah hati dalam rumah tangga mereka, aku selalu ber harap-harap cemas setiap bulannya. And how dissapointed I am when the result still negative. My husband always try to comfy me, Still another month to go, we keep trying:) that’s make me a little bit comfy.

On July, I was so excited looking forward for holiday in Indonesia. Sebenarnya bukan benar-benar liburan, karena suami kebetulan ada conference di Jakarta. Tapi akhirnya aku diputuskan untuk ikut serta. How excited I am. Saat itu sudah nggak terlalu mikir lagi mengenai kehamilan, pikirku saat itu, mudah-mudahan setelah liburan ini, bertemu dengan keluarga di Indonesia membuat aku lebih fresh dan siapa tahu lebih mudah untuk hamil. Amin.

Menjelang akhir July, tamu bulanan tak kunjung datang, tapi aku tak mau langsung test, suamiku bilang tes aja sekarang siapa tahu khan positif, nanti dululah jawabku, tunggu beberapa hari lagi. Aku jadi takut juga, takut kecewa kalo hasilnya negatif lagi. Tapi kupikir-kupikir kalo ketauan lebih cepat khan lebih baik, supaya aku bisa lebih hati-hati. Akhirnya, sore itu, 28 July, aku test, deg-degan juga menunggu hasilnya. Ooooo…Puji Tuhan ketika aku melihat tanda + muncul, aku langsung teriak-teriak memangil suamiku…positif Bang…positif, aku hamil!!!

Besoknya masih ga percaya, aku ambil test pack yang lain dan segera ngetest lagi, hasilnya masih positif, hari itu juga aku langsung bikin appointment dengan GP untuk confirm kehamilanku. Rasanya berbunga-bunga sekali, aku masih ingin merahasiakan kehamilan itu dari semua orang, karena masih terlalu muda pikirku. Namun suamiku, langsung angkat telpon dan memberitakan ke keluarga di tanah air. Mulai saat itu aku lebih berhati-hati dalam segala hal, mulai mengkonsumsi folic acid dan buah-buahan. Saat itu mulai timbul keragu-raguan untuk ikut pulang ke indonesia, karena katanya terlalu riskan mengingat usia kehamilan masih terlalu muda dan jarak antara Glasgow-Jakarta yang sangat jauh. Tiketpun sudah dipesan jauh-jauh hari. Setelah berkonsultasi dengan GP, ia bilang it’s OK, tetap konsumsi folic acidnya dan keep comfortable di pesawat. Wah senengnya aku, jadilah tanggal 15 Agustus itu kami pulang dan berlibur di Indonesia.Semoga kehamilan in berjalan lancar, sehat sampai saat melahirkan nanti.

Niat Bangettt…

Walaupun perut masih cekot-cekot, hari minggu kemarin niat banget pergi ke city center. Jalannya pelan-pelan, sampe diketawain suami karena sambil jalan gw megangin perut dan rada bungkuk kaya nenek-nenek. Cuaca cerah ceria siang itu. Rencananya aku mau tukerin baju longdress yang aku beli sebelum operasi, karena katanya harus pake longdress supaya perut nggak kena. Ternyata, pas sampe di rumah sakit, bukan longdress begitu yang dimaksud, sampe malu sama susternya, akhirnya gw diberi baju dobelan.

Nah, daripada baju itu nggak kepake, tapi udah telanjur kebeli mendingan ditukerin sama baju yang lain, yang kemungkinan dipakenya lebih sering:)

Setelah pilih sini-sana, nyobain sini-sana, ketemulah 1 baju, 1 kaos dan 1 celana, tiga boo??? yup, 3 macem baju itu seharga 1 baju yang mau ditukerin, khan lumayan banget yach, dapet banyak!

Shopping time belum selesai, gw masih ada celana biru satu lagi, yang aku pikir, mendingan dibalikin and get some refund, toh aku sudah dapet celana baru dari tukeran baju.

Selesai semua itu, lantas pergi ke Chung Ying, Asia grocery yang konon paling lengkap di Glasgow. Biasanya kalo pergi ke Chung Ying, siap-siap bawa tas ransel plus tas tambahan karena yang dibeli banyak dan berat-berat, ada kecap manis, sambal ABC..tuh khan berat-berat, soalnya juga belanjanya sekalian, jadi paling cuma 2 kali dalam sebulan kesana. Hari itu suami akhirnya bawa semua belanjaan, soalnya gw khan belum bisa bawa yang berat-berat.

Enaknya sekarang, kalo mau ke Chung Ying udah ada bus airport yang dari west end udah extended sampai ke buchanan station jadi tinggal jalan dikit, sampe deh.

Walaupun belum sembuh bener, tapi keinginan nglakuin macem-macem banyak banget, musti nahan emang. Sampai seminggu kemudian, luka hasil operasi sudah kering tapi tiba-tiba tanpa sebab, aku merasakan sakit yang luar biasa pada perut sampai pinggang belakang bawah terutama kalo take a deep breath, jalan dan duduk. Satu-satunya posisi yang paling comfortable adalah posisi tiduran dan kaki ditekuk. Sakitnya sendiri nggak bisa diperkirakan kapan datangnya, kadang-kdang di tengah melakukan satu kegiatan, tiba-tiba aja sakit. Hari itu juga aku coba dapat appointment dengan GP, tapi baru dua hari kemudian aku ketemu GP. Dari hasil pemeriksaan dokter bilang everything is fine, nothing to worried about bahkan dia juga tidak memberikan obat apapun. Okelah, mungkin wait and see aja, kalo belum sembuh juga aku akan balik lagi ke GP.

Syukurlah, dua hari kemudian sakit itu hilang dengan sendirinya. Aku juga tidak tahu apa penyebabnya. Tapi aku masih membatasi diri untuk tidak melakukan aktivitas yang berat-berat. Otomatis aktivitas yang berat, harus nunggu suami pulang dari kampus.

Older Posts »