Setiap orang yang memulai keluarga baru tentunya sangat ingin mendapatkan sang buah hati, namun apa daya kalo setelah lama ditunggu-tunggu sang buah hati tak kunjung datang. Patah semangat??Ya..jangan dong..tetap semangat, berusaha dan berdoa. Ingat saja, segala sesuatu ada masanya..ada masa untuk tertawa, ada masa menangis dan ada masa untuk bersukacita, percayalah masa itu akan datang sesuai kehendak-Nya.
Program hamil sebaiknya dilakukan pada masa subur, karena peluang untuk terjadinya kehamilan sangatlah besar. Namun masalahnya bagaimana menentukan masa subur? Karena masa subur berlangsung sangat singkat dan diperlukan kesabaran dan kecermatan agar diperoleh hasil yang akurat. Pada dasarnya ada beberapa cara untuk menentukan masa subur :
- Siklus haid. Masa subur mudah dilacak apabila siklus haid kita teratur setiap bulannya, yaitu antara 28 sampai 32 hari. Sel telur diperkirakan akan keluar pada hari ke-14 sampai ke-16 dihitung dari hari pertama haid. Cara menentukan panjang siklus adalah menghitung hari dari hari pertama haid sampai hari pertama haid bulan berikutnya. Jika siklus haid kita normal, maka tiga hari sebelum hari ke -14 sampai tiga hari setelah hari ke-16 adalah masa subur dimana tersedia sel telur yang siap untuk dibuahi. Perhitungan ini berdasarkan sperma yang bisa bertahan hidup dalam rahim selama 72 jam sebelum mencapai sel telur. Jika siklus haid tidak teratur, maka diperlukan data siklus minimal 6 bulan sampai setahun. Kemudian dihitung dengan rumus Ogino Knouss. Dicari siklus yang paling pendek dan paling panjang . Siklus terpendek – 18 dan siklus terpanjang – 11. Kelemahannya dengan perhitungan ini adalah masa subur menjadi lebih panjang sehingga lebih susah menentukan dimana tepatnya masa subur.
- Pemeriksaan Getah lendir serviks. Pada masa subur akan keluar lendir lentur, yang tidak putus apabila dipegang dan lengket seperti agar-agar. Lendir ini tidak berbau dan tidak gatal
- Mengukur Suhu Basal. Lakukan pengukuran dipagi hari setelah bangung tidur dan belum melakukan aktivitas apapun, seperti turun dari tempat tidur, ke kamar mandi, makan atau minum. Lakukan setiap hari pada jam yang sama selama 3 bulan. Gunakan termometer yang dimasukkan ke dalam mulut atau dubur
(bukan dijepitkan ke ketiak). Letakkan termometer didalam mulut selama kurang lebih 5-6 menit. Catatlah perubahan suhu harian setiap hari, sebaiknya dibuat kurva sehingga akan lebih jelas kapan suhu badan akan naik. Saat ovulasi, akan terlihat, suhu mula-mula turun sedikit dari perhitungan sebelumnya kemudian naik paling sedikit 2 derajat celcius. Kalau sudah naik, kurva akan tetap diatas, tidak akan turun lagi. Suhu normal tubuh biasanya 45-36 derajat celcius.
- Media air seni, yaitu dengan cara menggunakan alat tes kesuburan . Alatnya sendiri mirip dengan alat tes kehamilan hanya saja cara membacanya sedikit berbeda. Alat ini bisa dengan mudah didapatkan di toko obat maupun di apotek.
Nah, kalau masa suburnya udah ketahuan, cepet-cepet melakukan intercouse dengan suami tertjinta dan mudah-mudahan berhasil. Kalo belum juga? Sebaiknya konsultasikan dengan dokter obgin, sehingga kedua pasangan bisa diperiksa kesehatannya.







dank voor het delen van uiteinden, gelukkige aardige dag, vriend ..:)